Kamis, 23 Mei 2013

Lirik Lagu Punk Street Indonesia

Punk Street Indonesia
disini kami, akan terus berdiri
disini kami, hidup dan mati
seiring berjalan penuh rekoalisi
kami punk nge street indonesia
hanya satu tekad kami
indonesia punk takkan pernah mati
hanya satu tekad kami
punk nge street indonesia
alkisah, negri yang kaya tapi dijajah
dunia dibayar murah, hingga anak ga bisa sekolah
booocah mencakar cakar cari nafkah
tempat di dunia permainan, hingga bertaruh dengan bahaya
tak terasa SBY sudah menang (menang)
ku lihat bu mega dimundurkan (dimundurkan)
katanya kalo dia jadi presiden
anak sekolah rambutnya pada gondrong
katanya negri kita berkuasa (berkuasa)
katanya negri kita kaya raya (kaya raya)
katanya negri kita subur dan makmur
lulusan sarjana kok banyak yang nganggur
indonesia negri berdarah
bermacam macam peristiwa
ambon aceh dan timor leste
dan masih banyak yang lainnya
peristiwa amrozi
peristiwa bom bali
peristiwa 27 juli
peristiwa sumanto
peristiwa sutrisno
peristiwa orang makan orang
ku lihat bayi sungguh menderita
karna gizi buruk menimpa hidup mereka
busung lapar yang terjadi di negri kita
seperti halnya yang terjadi di utopia
karna salahnya ayah bunda mereka
yang tak mampu memberi sembako yang ada
karna salahnya ayah bunda mereka
yang tak mampu memberi 4 sehat 5 sempurna
kemajuankah atau kemunduran
atau tak pedulinya dinas kesehatan
kemajuankah atau kemunduran
atau tak pedulinya dinas kesehatan
ini salah siapa? pemerintah...
siapa yang menderita ? masyarakat...
andaikan matahati (matahari)
tidak bersinar lagi (bersinar lagi)
apa yang akan engkau lakukan
wahai umat manusia (manusia)
waktu azan maghrib aku sibuk di rumah
waktu azan isya aku sibuk di rumah
waktu azan subuh kami tertidur pulas
hingga.... tak bosan
emang nasib nak ngomong apo (ngomong apo)
rumah digusur hidup semakin ngelantur
cewek tersayang di konyo' kabur
hidupku semakin ngelantur
hampir hampir aku nekad bunuh diri (ngapa ga jadi)
aku pikir pikir delapan belas kali
lebih baik aku ngamen di sini
yang penting pacak makan nasi
emang sudahlah bosan, mendengar banyak omongan
kata tetangga bilang, tampangku tampang yang sadis (emang sadis)
walau tampangku sadis, tapi hatiku hati romantis
kalau kau tak percaya, ambilah pistol tembaklah botol
ambilah pistol tembaklah botol...
di akherat nda kate roko adat (roko adat)
di akherat nda kate jus alpukat (jus alpukat)
di akherat nda kate jando lewat (jando lewat)
yang adonyo siksoan malaikat
yang adonyo siksoan malaikat
yang adonyo....
negri kita negri yang kaya (o..oh...)
pemerintah semakin menggila
orang miskin ga makan...
teraniaya...
kini rataplah pemerintah (o..oh..)
korupsi merajalela
orang monda mandi makan semua
teraniaya...
kini rataplah indonesia (o..oh...)
bocah bocah putus sekolah
cita cita tak tersampaikan
jadi pengangguran...
kini rataplah indonesia (o...oh...)
yang subur dan kaya raya
tanaman padi menyebar luas
samudra biru...
kami sekumpulan anak seniman jalanan
kami punya gelar sarjana pengangguran
siang dan malam nongkrong di pinggir jalan (maklumi)
maklumi saja ga punya pekerjaan
waktu sekolah kami punya cita cita
tamat SMA ingin jadi tentara
tapi ternyata ibu bapak kecewa
sekolahku putus karna biaya
sekolah kami gagal frustasilah jadinya
pacaran kalah saingan dengan sedan
bila kami kurang sopan
mohon kami dimaafkan
tuan dan nyonya yang budiman...

0 komentar:

Poskan Komentar